Kegiatan

Outreach dan Advokasi Kegiatan

 

 

Untuk merespon kebutuhan percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam pengembangan infrastruktur di Indonesia, akademisi merupakan salah satu subjek peran penting dalam pembangunan infrastruktur. Menindaklanjuti hal tersebut maka pada tahun 2015 dibentuklah Jaringan Perguruan Tinggi untuk Pengembangan Infrastruktur Indonesia (JPII) atau University Network for Indonesia Infrastructure Development (UNIID) yang merupakan suatu wadah bagi para akademisi untuk saling bertukar informasi dan berbagai pengalaman serta menyelaraskan kebijakan dalam bentuk pertemuan formal mengenai perkembangan infrastruktur di Indonesia.

Selain menjadi wadah interaksi para akademisi yang terlibat dalam kegiatan pendidikan dan penelitian di bidang infrastruktur, UNIID diharapkan menjadi sarana mereka berkomunikasi secara berkesinambungan terutama dalam mengkaji kasus proyek-proyek infrastruktur di Indonesia. UNIID juga diharapkan mampu memberikan masukan-masukan berharga bagi pemangku kepentingan di bidang infrastruktur terutama pemerintah, investor, perbankan, dll untuk kebijakan dan inovasi mendorong percepatan penyediaan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Outreach dan advokasi kegiatan ini meliputi:

  • Kemitraan dengan universitas serta badan-badan penelitian dan pengembangan
  • Seminar Nasional Tahunan​​​​
     
    ​IIGF Institute menyelenggarakan Seminar Tahunan di bidang infrastruktur, berkolaborasi dengan mitra strategis sebagai bentuk outreach dan advokasi rekomendasi kebijakan kepada pemangku kepentingan dan masyarakat.

Penyebaran Dokumentasi IIGF Institute, antara lain:

 
  • Policy Brief
     
    Policy brief membahas studi kasusu dari berbagai sektor infrastruktur yang didiskusikan pada kegiatan IIR dan menjadi salah satu dari masukan kebijakan kepada pemerintah.
  • Buku mengenai PT PII dan perjalanannya dalam menjamin proyek KPBU di Indonesia.
  • Studi KPBU yang melibatkan advisor IIG Institute dengan Korea Development Institute (KDI).